Tentu. Berikut rangkuman lengkap dan mudah dipahami untuk siswa kelas 6 SD tentang ciri-ciri bangun datar, rumus luas, rumus keliling, serta contoh cara mengerjakannya.
📐 RANGKUMAN MATEMATIKA KELAS 6
BANGUN DATAR: CIRI-CIRI, LUAS, DAN KELILING
A. Pengertian Bangun Datar
Bangun datar adalah bentuk dua dimensi yang memiliki panjang dan lebar, tetapi tidak memiliki tinggi atau ketebalan.
Contoh bangun datar:
Persegi
Persegi panjang
Segitiga
Jajar genjang
Trapesium
Belah ketupat
Layang-layang
Lingkaran
1. 🟦 PERSEGI
Ciri-ciri
Memiliki 4 sisi.
Semua sisinya sama panjang.
Memiliki 4 sudut siku-siku.
Sisi yang berhadapan sejajar.
Memiliki 4 simetri lipat.
Memiliki 4 simetri putar.
Diagonalnya sama panjang.
Kedua diagonal saling tegak lurus dan membagi dua sama panjang.
Rumus Keliling
K = 4 × s
Rumus Luas
L = s × s = s²
Keterangan: s = sisi
Contoh
Sebuah persegi mempunyai sisi 12 cm.
Keliling:
K = 4 × 12 K = 48 cm
Luas:
L = 12 × 12 L = 144 cm²
2. ▭ PERSEGI PANJANG
Ciri-ciri
Memiliki 4 sisi.
Sisi yang berhadapan sama panjang.
Memiliki 4 sudut siku-siku.
Sisi yang berhadapan sejajar.
Memiliki 2 diagonal yang sama panjang.
Memiliki 2 simetri lipat.
Memiliki 2 simetri putar.
Rumus Keliling
K = 2 × (p + l)
Rumus Luas
L = p × l
Keterangan:
p = panjang
l = lebar
Contoh
Panjang = 15 cm Lebar = 8 cm
Keliling:
K = 2 × (15 + 8) K = 2 × 23 K = 46 cm
Luas:
L = 15 × 8 L = 120 cm²
3. 🔺 SEGITIGA
Ciri-ciri
Memiliki 3 sisi.
Memiliki 3 sudut.
Jumlah ketiga sudutnya adalah 180°.
Memiliki berbagai jenis berdasarkan sisi dan sudut.
Jenis Segitiga Berdasarkan Sisinya
a. Segitiga sama sisi
Ketiga sisi sama panjang.
Ketiga sudut sama besar, yaitu 60°.
Memiliki 3 simetri lipat.
b. Segitiga sama kaki
Dua sisi sama panjang.
Dua sudut sama besar.
c. Segitiga sembarang
Ketiga sisinya berbeda panjang.
Ketiga sudutnya berbeda.
Jenis Berdasarkan Sudut
Segitiga lancip → semua sudut < 90°
Segitiga siku-siku → salah satu sudut = 90°
Segitiga tumpul → salah satu sudut > 90°
Rumus Keliling
K = a + b + c
Rumus Luas
L = ½ × alas × tinggi
Contoh
Sebuah segitiga memiliki:
alas = 10 cm tinggi = 8 cm sisi lainnya = 6 cm dan 10 cm
Luas:
L = ½ × 10 × 8 L = 40 cm²
Keliling:
K = 10 + 6 + 10 K = 26 cm
Ingat: tinggi segitiga harus tegak lurus terhadap alas.
4. ▱ JAJAR GENJANG
Ciri-ciri
Memiliki 4 sisi.
Sisi yang berhadapan sama panjang.
Sisi yang berhadapan sejajar.
Sudut yang berhadapan sama besar.
Memiliki 2 diagonal.
Diagonal saling membagi dua sama panjang.
Tidak memiliki sudut siku-siku secara umum.
Rumus Luas
L = alas × tinggi
Rumus Keliling
K = 2 × (alas + sisi miring)
Contoh
Alas = 14 cm Tinggi = 8 cm Sisi miring = 6 cm
Luas:
L = 14 × 8 L = 112 cm²
Keliling:
K = 2 × (14 + 6) K = 2 × 20 K = 40 cm
5. 🔷 BELAH KETUPAT
Ciri-ciri
Memiliki 4 sisi sama panjang.
Sisi yang berhadapan sejajar.
Sudut yang berhadapan sama besar.
Memiliki 2 diagonal.
Diagonal saling tegak lurus.
Diagonal saling membagi dua sama panjang.
Memiliki 2 simetri lipat.
Memiliki 2 simetri putar.
Rumus Keliling
K = 4 × s
Rumus Luas
L = ½ × d₁ × d₂
Keterangan:
d₁ = diagonal pertama
d₂ = diagonal kedua
Contoh
d₁ = 16 cm d₂ = 10 cm sisi = 9 cm
Luas:
L = ½ × 16 × 10 L = 80 cm²
Keliling:
K = 4 × 9 K = 36 cm
6. 🪁 LAYANG-LAYANG
Ciri-ciri
Memiliki 4 sisi.
Dua pasang sisi yang berdekatan sama panjang.
Memiliki 2 diagonal.
Kedua diagonal saling tegak lurus.
Salah satu diagonal membagi diagonal lainnya menjadi dua sama panjang.
Memiliki 1 simetri lipat.
Memiliki 1 pasang sudut berhadapan yang sama besar.
π = 22/7 jika jari-jari atau diameter merupakan kelipatan 7.
Gunakan:
π = 3,14 jika bukan kelipatan 7.
Contoh
Sebuah lingkaran mempunyai jari-jari 7 cm.
Keliling:
K = 2 × 22/7 × 7
K = 44 cm
Luas:
L = 22/7 × 7 × 7
L = 154 cm²
📊 TABEL RANGKUMAN RUMUS
Bangun
Luas
Keliling
Persegi
s × s
4 × s
Persegi panjang
p × l
2 × (p + l)
Segitiga
½ × a × t
a + b + c
Jajar genjang
a × t
2 × (a + b)
Trapesium
½ × (a + b) × t
jumlah semua sisi
Belah ketupat
½ × d₁ × d₂
4 × s
Layang-layang
½ × d₁ × d₂
2 × (a + b)
Lingkaran
π × r²
2 × π × r / π × d
🧠 PERBEDAAN LUAS DAN KELILING
Luas
Luas menunjukkan seberapa besar daerah yang berada di dalam bangun.
Contoh:
Luas halaman sekolah adalah 200 m².
Satuan luas: cm², m², km²
Keliling
Keliling menunjukkan panjang seluruh sisi yang mengelilingi bangun.
Contoh:
Keliling halaman sekolah adalah 60 m.
Satuan keliling: cm, m, km
Cara mudah mengingat:
Luas = bagian DALAM bangun
Keliling = bagian LUAR/tepi bangun
🔄 MENGUBAH SATUAN LUAS
Untuk satuan luas, setiap turun satu tingkat dikali 100, bukan 10.
km² → hm² → dam² → m² → dm² → cm² → mm²
Contoh:
3 m² = ... cm²
Dari m² ke cm² turun 2 tingkat.
3 × 100 × 100 = 30.000 cm²
Jadi:
3 m² = 30.000 cm²
📐 SOAL MENCARI SISI YANG BELUM DIKETAHUI
Contoh 1: Mencari sisi persegi
Luas persegi = 144 cm².
Berapa panjang sisinya?
Rumus:
L = s × s
Karena:
12 × 12 = 144
Maka:
s = 12 cm
Contoh 2: Mencari panjang persegi panjang
Luas = 120 cm² Lebar = 8 cm
Rumus:
L = p × l
120 = p × 8
p = 120 ÷ 8
p = 15 cm
🧩 BANGUN DATAR GABUNGAN
Bangun datar gabungan adalah bangun yang tersusun dari dua atau lebih bangun datar.
Contohnya:
persegi + segitiga
persegi panjang + segitiga
persegi panjang + setengah lingkaran
Cara menghitung luas bangun gabungan:
1. Pecah menjadi beberapa bangun sederhana.
2. Hitung luas masing-masing bangun.
3. Jumlahkan atau kurangkan sesuai bentuknya.
Contoh
Sebuah bangun terdiri dari persegi panjang dan segitiga.
Luas persegi panjang = 100 cm² Luas segitiga = 30 cm²
Maka:
Luas total = 100 + 30
= 130 cm²
🧮 CARA MENGERJAKAN SOAL LUAS DAN KELILING
Gunakan langkah D-R-H-J:
D = Diketahui
Tuliskan ukuran yang diketahui.
R = Rumus
Tuliskan rumus yang digunakan.
H = Hitung
Masukkan angka ke rumus dan lakukan perhitungan.
J = Jawaban
Tuliskan hasil beserta satuannya.
⭐ Contoh Lengkap
Sebuah taman berbentuk persegi panjang memiliki panjang 25 m dan lebar 12 m. Taman tersebut akan dipasang pagar di sekelilingnya. Berapa meter pagar yang diperlukan?
Diketahui:
p = 25 m l = 12 m
Ditanyakan:
Keliling taman?
Rumus:
K = 2 × (p + l)
Hitung:
K = 2 × (25 + 12)
K = 2 × 37
K = 74 m
Jawaban:
Jadi, panjang pagar yang diperlukan adalah 74 meter.
🎯 KATA KUNCI DALAM SOAL CERITA
Agar siswa mudah menentukan apakah menggunakan luas atau keliling, perhatikan kata-katanya.
Biasanya menggunakan KELILING:
pagar
kawat mengelilingi
pita di tepi
mengelilingi taman
panjang lintasan
bingkai
Biasanya menggunakan LUAS:
menutupi lantai
mengecat dinding
memasang keramik
luas tanah
luas halaman
luas kain
rumput yang diperlukan
🌟 RANGKUMAN SUPER SINGKAT
Persegi ➡️ L = s × s ➡️ K = 4s
Persegi panjang ➡️ L = p × l ➡️ K = 2(p + l)
Segitiga ➡️ L = ½ × a × t ➡️ K = jumlah semua sisi
Jajar genjang ➡️ L = a × t ➡️ K = 2(a + b)
Trapesium ➡️ L = ½(a + b) × t ➡️ K = jumlah semua sisi
Belah ketupat ➡️ L = ½ × d₁ × d₂ ➡️ K = 4s
Layang-layang ➡️ L = ½ × d₁ × d₂ ➡️ K = 2(a + b)
Lingkaran ➡️ L = πr² ➡️ K = 2πr atau πd
INGAT:
🟢 LUAS = bagian dalam → satuan² 🔵 KELILING = mengelilingi tepi → satuan biasa