Bojonggede, Bogor – Dalam rangka mengintegrasikan pembelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), peserta didik melalui kegiatan Kelas Kolaborasi SD Muhammadiyah Bojonggede melaksanakan aksi nyata kepedulian lingkungan dengan mengangkat tema “Bahaya Mikroplastik dan Peran Warga Negara dalam Menjaga Lingkungan”.
Kegiatan dilaksanakan di area dekat jembatan perbatasan Sukahati dan Bojonggede, yang selama ini menjadi salah satu lokasi pembuangan sampah liar. Dalam kegiatan tersebut, peserta didik mempelajari dampak negatif mikroplastik terhadap kesehatan manusia, ekosistem sungai, serta lingkungan sekitar. Mereka juga berdiskusi mengenai peran dan tanggung jawab warga negara dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai Pancasila.
Sebagai bentuk aksi nyata, para peserta didik bersama guru melakukan kampanye lingkungan melalui pembuatan video edukasi yang berisi ajakan untuk menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya mikroplastik. Video kampanye tersebut akan disampaikan kepada berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai bentuk partisipasi aktif generasi muda dalam menyuarakan isu lingkungan.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai pencemaran lingkungan, tetapi juga menumbuhkan karakter gotong royong, kepedulian sosial, dan tanggung jawab sebagai warga negara yang baik. Melalui observasi langsung di lapangan, peserta didik dapat melihat dampak nyata dari sampah yang menumpuk dan berpotensi menghasilkan mikroplastik yang mencemari tanah maupun aliran air.
Muhamad Syarif Hidayatulloh, M.Pd, selaku guru pendamping kegiatan, berharap kegiatan ini menjadi momentum bagi peserta didik untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
"Kami berharap ananda tidak hanya memahami teori tentang bahaya mikroplastik di dalam kelas, tetapi juga mampu menunjukkan kepedulian melalui tindakan nyata. Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh warga negara. Semoga kegiatan ini menjadi langkah kecil yang memberikan dampak besar bagi lingkungan dan masyarakat sekitar," ungkapnya.
Melalui kegiatan Kelas Kolaborasi ini, SD Muhammadiyah Bojonggede terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan mendorong peserta didik untuk menjadi agen perubahan yang peduli terhadap lingkungan serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.