Legenda Desa
Nama Bojonggede Berasal Dari asal muasal sebuah batu Besar yang menonjol atau mencorok ke dalam di lubang bantaran kali ciliwung yang saat ini berada di wilayah bojonggede dalam dusun IV , terdiri dari 3 situs sejarah peninggalan sejarah islam dianataranya Ratu anti nama sebenarnya Ratu Maemunah seorang prajurit Banten yang berjuang melawan tentara Padjajaran di Kedungjiwa. Setelah perang selesai suaminya (Raden Pakpak) menyebarakan agama Islam di Priangan sedangkan Ratu Anti sendiri menetap di Bojonggede sampai meninggal. Ratu Anti salah seorang yang menyebarkan agama Islam di Bojonggede. di Alas Tua Dusun I, RH panji natakusuma di Kp. Masjid Dusun I dan RD syafei di kp. Sawah Dusun II dan adanya situs sumur bandung dan batu tugu pahlawan jaman kemerdekaan DI Dusun III
2. Terbentuknya Desa Bojonggede Desa Bojonggede merupakan salah satu Desa tertua di wilayah Kecamatan Bojonggede dimana pada tahun 1550 M Desa Bojonggede sudah bernama Bojonggede Secara administrative Desa Bojonggede sudah berdiri sejak tahun 1945 sebagai salah satu desa di Kecamatan Depok Daerah tingkat II Bogor namun, Sampai dengan tahun 1981 Bojong Gede hanya merupakan nama salah satu desa di Kecamatan Depok, baru pada tahun 1982, Depok menjadi Kota Administratif, dan Bojong Gede yang pada saat itu merupakan desa yang lebih menonjol dibandingkan dengan desa-desa lainnya ditetapkanmenjadi Kemantren Bojong Gede atau cikal bakal Kecamatan Bojong Gede, selanjutnya bersamaan dengan 2 Kecamatan lainnya di Kabupaten Bogor yaitu Kecamatan Caringin dan Kecamatan Nanggung, Bojong Gede resmi menjadi Kecamatan dengan camat pertamanya Sudaryo., Berikut daftar nama-nama kepala Desa Bojonggede sejak tahun 1940 adalah:
NO.NAMA KEPALA DESA
TAHUN
1.H. Adung 19... – 1958
2.H. Somad 1958 – 1963
3.H. Amsar 1963 – 1963
4.H. Sukirman 1963 – 2096
5.H. Neneng Susiolwati 1996– 2004
6.H. Bahrudin 2004 - 2014
7.Dede Malvina 2014 – Sekarang